Himad Abdelli telah dikeluarkan dari skuad OM untuk perjalanan ke Nantes. Pertengkaran sengit dengan Habib Beye adalah akar dari keputusan dramatis ini.
Himad Abdelli tidak akan melakukan perjalanan ke Nantes Sabtu ini. Menyusul perdebatan sengit di ruang ganti Vélodrome setelah hasil imbang 1-1 melawan Nice, Habib Beye mengeluarkan pemain internasional Aljazair dari skuad Marseille. Pemain tersebut dilaporkan meninggalkan Commanderie sendirian, pergi tanpa bergabung dengan rekan satu timnya.
📋 #FCNOM2️⃣2️⃣ Olympian yang dipilih oleh 𝗛𝗮𝗯𝗶𝗯 𝗕𝗲𝘆𝗲 untuk menghadapi Nantes di La Beaujoire pada pukul 15.00. 🔜 pic.twitter.com/WAhsUBsrRI
— Olympique de Marseille (@OM_Officiel) 2 Mei 2026
Kata-kata yang dipertukarkan itu mendarat seperti sebuah kejutan. Ditantang oleh Beye setelah turnover yang berujung pada penalti Nice pada menit ke-88, Abdelli membalas tanpa filter: “Jangan bicara seperti itu padaku, kamu bukan ayahku,” sebelum diakhiri dengan kalimat pedas, “Aku tidak peduli.” Komentar tersebut membuat para pemain senior skuad terdiam.
Hukumannya cepat dan simbolis. Beye mengirimkan pesan yang jelas: disiplin adalah yang utama, bahkan di tengah panasnya persaingan Liga Champions. Bagi Abdelli, yang bergabung dari Angers pada Januari 2026 untuk bermain untuk “klub impiannya”, petualangannya di Marseille telah berubah menjadi mimpi buruk. Delapan penampilan, penampilan yang tidak konsisten, dan sekarang kepergiannya di musim panas tampaknya sudah pasti.
Baca Juga: Urusan Timnas Aljazair – Yacine Adli: Petkovic, Jangan Lewati Garis Merah Ini!
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
Jasa Backlink
Download Anime Batch

