SEJAUH mengamankan tempat mereka di final Liga Champions CAF 2025/26 pada Sabtu 18 April dengan mengalahkan RS Berkane dengan agregat 2-1 meski kalah 1-0 pada leg kedua di Stadion Kota di Berkane.
Raksasa Maroko melakukan cukup banyak hal dalam dua leg untuk melaju dengan mengandalkan keunggulan leg pertama mereka setelah pertandingan balasan yang menegangkan yang membuat Berkane terus menekan hingga menit-menit terakhir.
Berkane menang pada malam itu, tapi gagal
RS Berkane mendekati leg kedua membutuhkan comeback setelah kalah tandang 2-0 di leg pertama. Mereka menemukan terobosan pada menit ke-57 ketika Yassine Labhiri melakukan konversi dari titik penalti.
Penalti diberikan setelah tinjauan VAR pada menit ke-53 menyusul pelanggaran terhadap Paul Bassene di dalam kotak penalti. Labhiri melangkah maju dan menyelesaikannya dengan tenang untuk memberikan harapan kepada tuan rumah.
Berkane terus menekan untuk mencetak gol kedua yang akan memaksa perpanjangan waktu tetapi AS FAR tetap kompak dan disiplin di lini belakang menyerap tekanan dan mempertahankan keunggulan agregat mereka.
Finalis untuk pertama kalinya sejak 1985! #TotalEnergiesCAFCL pic.twitter.com/IZK6rQnB4U
— TotalEnergies CAFCL & CAFCC 🏆 (@CAFCLCC) 18 April 2026
Keunggulan di leg pertama terbukti menentukan
Titik balik dalam pertandingan ini akhirnya terjadi di leg pertama di mana kemenangan 2-0 AS FAR menciptakan keunggulan yang mereka butuhkan. Keunggulan itu memungkinkan mereka untuk mengelola leg kedua dengan kontrol yang lebih besar bahkan di bawah tekanan yang berkelanjutan.
Meski Berkane mendominasi pertandingan kandang, mereka tidak mampu mencetak gol kedua yang akan mengubah hasil pertandingan.
Set terakhir: Matahari terbenam menunggu
SEJAUH sekarang akan menghadapi Mamelodi Sundowns di final setelah tim Afrika Selatan itu menyingkirkan Esperance de Tunis di semifinal lainnya.
Final akan menandai ujian besar bagi klub Maroko karena mereka bertujuan untuk mengamankan kejayaan di benua itu melawan salah satu tim paling konsisten di Afrika dalam beberapa tahun terakhir.
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
Jasa Backlink
Download Anime Batch

