UEFA secara resmi mengumumkan Minggu ini tim wasit yang akan memimpin pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions (musim 2025-2026) antara Paris Saint-Germain dan Bayern Munich, yang dijadwalkan Selasa depan.
PSG memastikan tiket ke empat besar setelah menyingkirkan Liverpool, sementara Bayern Munich lolos dengan menyingkirkan Real Madrid.
Untuk pertandingan tingkat tinggi ini, UEFA telah mempercayakan pertandingan tersebut kepada wasit Swiss Sandro Schärer. Ia akan dibantu oleh pembalap Spanyol Ángel Nevado dan Guadalupe Porras Ayuso.
Di bilik video asisten wasit (VAR), Carlos del Cerro Grande akan memimpin, didukung oleh Guillermo Cuadra Fernández, sedangkan Jesús Gil Manzano akan bertugas sebagai ofisial keempat.
Pemenang pertandingan dua leg ini akan menghadapi pemenang pertandingan Atlético de Madrid vs Arsenal di final. Final dijadwalkan pada Sabtu, 30 Mei, di Puskás Aréna di Budapest, Hongaria.
🚨 RESMI! Sandro Schärer CHCHFO akan menjadi wasit PSG-Bayern Munich Selasa ini di Liga Champions. ⭐️ pic.twitter.com/Bs0mG107CX
— Kaki Aktu (@ActuFoot_) 26 April 2026
PSG – Bayern: Sandro Schärer ditunjuk, profilnya dalam 6 fakta
Situs kami “Foot Africa” menyajikan enam fakta penting tentang wasit Swiss berusia 37 tahun ini:
Ia memegang rekor seimbang bersama Bayern (satu kemenangan, satu kekalahan) dan rekor positif bersama PSG (satu kemenangan, satu imbang).
Sandro Schärer telah menjadi wasit dalam dua pertandingan Bayern:• Bayern 1-2 Inter (UCL 24/25)• Bayern 2-0 Lokomotiv Moscow (UCL 20/21) pic.twitter.com/r1uvliGdtj
— Bayern & Jerman (@iMiaSanMia) 26 April 2026
📌 Sandro Schärer x PSG▫️ 2021.22 – Brugge (1-1) 🟰▫️ 2025.26 – Atalanta Bergamo (4-0) ✅
— 𝐸𝑀 #𝟗 ⚜️ (@emoysan9_) 26 April 2026
Liga Champions: UEFA memberi sanksi kepada Bayern Munich! (Resmi)
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
Jasa Backlink
Download Anime Batch

