Sebuah pukulan telak bagi Los Colchoneros. Atlético Madrid mungkin tanpa salah satu pemain kuncinya, Ademola Lookman, saat leg pertama semifinal Liga Champions melawan Arsenal semakin dekat. Penyerang Nigeria itu mengalami cedera pangkal paha saat final Copa del Rey dan sekarang mengikuti program pemulihan individual.
Pada hari Minggu, melawan Real Sociedad, Lookman mengawali timnya dengan baik dengan mencetak gol pembuka Atlético. Namun, penyerang berusia 28 tahun itu terpaksa ditarik keluar pada menit ke-62, digantikan oleh Nicolás González, setelah mengalami ketidaknyamanan otot.
Pemeriksaan medis setelah pertandingan menunjukkan adanya cedera adduktor, sehingga staf medis menyarankan untuk berhati-hati.
Atlético memilih untuk berhati-hati
Dalam keterangan resminya, klub pimpinan Diego Simeone itu mengonfirmasi bahwa Lookman bersama Alexander Sørloth saat ini berlatih terpisah dari skuad.
“Staf medis merekomendasikan agar kita sangat berhati-hati untuk menghindari risiko memperparah cederanya. Kembalinya mereka akan bergantung pada bagaimana ketidaknyamanan yang mereka alami.”
Ini adalah strategi untuk menghindari keadaan menjadi lebih buruk pada saat-saat krusial di musim ini.
Aset penyerang utama sudah diragukan
Direkrut pada bulan Januari dari Atalanta Bergamasca Calcio, Lookman dengan cepat membuktikan dirinya sebagai tokoh kunci dalam serangan Atlético. Hanya dalam 18 penampilan di semua kompetisi, ia telah mencetak total 7 gol dan 4 assist yang mengesankan.
💣🚨 BREAKING: Ademola Lookman dan Alexander Sørloth akan absen setidaknya seminggu, absen dalam 2 pertandingan berikutnya. Tujuannya adalah agar keduanya bisa kembali melawan Arsenal. Cedera Lookman lebih serius, dan waktunya sangat sempit untuk bisa bermain. Ada optimisme untuk Sørloth.@marca pic.twitter.com/Fl5JogisVq
— Atletico Universe (@architetturauniverse) 20 April 2026
Potensi ketidakhadirannya akan menjadi pukulan besar bagi Atlético saat mereka bersiap menghadapi pertarungan Eropa yang menentukan.
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
Jasa Backlink
Download Anime Batch

